Profile

Logo PD.BPR Artha Galunggung

 

PD.BPR ARTHA GALUNGGUNG

KANTOR CABANG KARANGNUNGGAL

 

 

 

PD BPR BKPD. Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya merupakan Salah satu Badan Usaha Milik Pemerintah Daeah Kabupaten Tasikmalaya. PD BPR BKPD. Karangnunggal merupakan salah satu lembaga keuangan milik daerah yang otonom. Sekalipun bersifat Otonom, PD BPR BKPD. Karangnunggal tidak dapat dipisahkan dan merupakan satu kesatuan dengan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah sesuai dengan Undang-undang Nomor 22/1999, dan Undang-undang Nomor 25/1999. Latar Belakang Berdirinya apa yang kini dikenal dengan PD BPR BKPD. Karangnunggal adalah bermula dari SK Gubernur Kepala Daerah Jawa Barat Nomor 40/B-I/Pemda/SK/1965 tentang pembentukan Lumbung Produksi Desa dan Bank-Bank Produksi Desa di Pedesaan, tanggal 20 Desember 1965 (diperbaiki tanggal 15 Maret 1966).Berdasarkan SK tersebut maka dibentuklah secara berturut-turut Bank-bank Karya Produksi Desa di Kabupaten Bandung, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Sumedang, Subang, Purwakarta, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Kuningan, Cirebon dan Majalengka.

Selanjutnya PD BPR BKPD. Karangnunggal memperoleh izin usaha/melanjutkan usaha dari Menteri Keuangan No.Ket.305/DJM/III.3/8/73 untuk melanjutkan usaha sebagai Bank Karya Produksi Desa. Kemudian dengan Keputusan Menteri Keuangan No. KEP.426/KM.17/1997 PD BKPD. Karangnunggal berubah nama menjadi PD BPR BKPD. Karangnunggal.

Wilayah Usaha PD BPR BKPD. Karangnunggal meliputi sebagian besar wilayah bekas Kawedanaan Karangnunggal yaitu Kecamatan Karangnunggal, Bantarkalong, dan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, Wilayah Pemkot (Sekarang) dan beberapa kecamatan yang masuk Wilayah Kabupeten Ciamis serta Wilayah Kota Banjar.

Kabupaten Tasikmalaya merupakan daerah Pertanian yang juga mempunyai Potensi dibidang industri kecil dan Perdagangan yang merupakan pangsa pasar (Nasabah) PD BPR BKPD. Karangnunggal yang sangat potensial. Peluang pengembangan usaha PD BPR BKPD. Karangnunggal masih cukup besar mengingat masih banyaknya wilayah yang belum terjamah Bank, bahkan untuk Pasar saja masih terbuka nasabah yang belum terlayani.

PD BPR BKPD. Karangnunggal berdasarkan Perda No.8 tahun 2003 yang telah di ubah dengan Perda No. 1 Tahun 2005 menjalankan usahanya dengan modal sebesar Rp. 1 Milyar sebagaimana Ketentuan Bank Indonesia.

Sesuai Perda tersebut PD BPR BKPD. Karangnunggal merupakan salah satu alat kelengkapan Otonomi Daerah dibidang Keuangan/Perbankan dan menjalankan usahanya sebagai BPR sesuai dengan Ketentuan Peraturan/Perundang-undangan yang berlaku antara lain :

  1. Menghimpun Dana dari Masyarakat dalam bentuk tabungan dan deposito
  2. Menyalurkan Kredit kepada masyarakat .
  3. Menjalankan Usaha Perbankan lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan Peraturan/Perundang undangan yang berlaku.

Sesuai dengan Perundang-undangan yang berlaku, PD BPR BKPD.. Karangnunggal tidak diperkenankan melakukan usaha-usaha sebagai berikut :

  1. Menerima Simpanan Giro dan ikut serta dalam lalulintas pembayaran
  2. Melakukan penyertaan Modal
  3. Melakukan kegiatan Usaha dalam Valuta asing
  4. Melakukan usaha perasuransian

One Response to Profile

  1. Jamila mengatakan:

    Waduh bagus banget Promosinya
    yah spirit spirit pak He !!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: